BANDA NEIRA — Pemerintah mengkaji perpanjangan landasan pacu Bandara Banda Neira dari sekitar 900 meter menjadi 2,1 hingga 2,2 kilometer. Informasi tersebut disampaikan setelah Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau bandara bersama pemerintah daerah pada 11 Juli 2026.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyebut rencana itu masih memerlukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. MataMaluku dan TerasMaluku juga melaporkan rencana yang sama dengan merujuk pada peninjauan pemerintah pusat dan daerah.
Membuka peluang pesawat lebih besar
Penambahan panjang landasan diharapkan memungkinkan bandara melayani pesawat dengan kapasitas lebih besar. Pemerintah daerah menilai peningkatan konektivitas udara dapat membantu mobilitas warga, distribusi logistik, pariwisata, dan penanganan keadaan darurat.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menyatakan pengembangan bandara berpotensi memperkuat ekonomi Kepulauan Banda dan meningkatkan akses wisatawan.
Rencana tersebut masih berada pada tahap kajian dan belum dapat disebut sebagai proyek yang telah disetujui untuk dibangun. Sumber yang tersedia belum memuat desain akhir, kebutuhan pembebasan lahan, nilai anggaran, jadwal pekerjaan, maupun hasil analisis keselamatan penerbangan dan lingkungan.